- Artikel diterbitkan di:
- Penulis artikel: Audrey Wiryawan
- Jumlah komentar artikel: 0
Menu laci

Kain yang awalnya terlihat halus bisa berubah setelah beberapa kali dipakai dan dicuci. Permukaannya mulai muncul bulu kecil, serat menggumpal, atau bola-bola halus yang membuat pakaian tampak lebih lama dari usia sebenarnya.
Kondisi ini sering disebut pilling. Masalah tersebut tidak selalu berarti kain berkualitas buruk. Cara pemakaian, pencucian, pengeringan, dan penyimpanan juga dapat mempercepat munculnya bulu pada kain.
Terlalu Sering Terkena Gesekan
Gesekan adalah salah satu penyebab utama kain berbulu.
Area seperti ketiak, sisi badan, lengan, paha, dan bagian yang sering terkena tas lebih mudah mengalami pilling. Serat kain yang terus bergesekan dapat terangkat, lalu menggumpal di permukaan.
Karena itu, pakaian yang sering dipakai untuk aktivitas tinggi biasanya lebih cepat menunjukkan tanda berbulu dibanding pakaian yang jarang bergesekan.
Mencuci dengan Cara Terlalu Kasar
Putaran mesin cuci yang terlalu kuat dapat membuat serat kain lebih mudah tertarik.
Kesalahan ini sering terjadi ketika pakaian halus dicampur dengan jeans, jaket, handuk, atau bahan berat lainnya. Saat dicuci bersama, kain yang lebih lembut akan menerima gesekan lebih besar.
Untuk mengurangi risiko, balik pakaian sebelum dicuci dan gunakan mode lembut jika bahannya mudah berbulu. Pisahkan kain halus dari bahan berat agar permukaannya tidak cepat rusak.
Menggunakan Detergen Terlalu Banyak
Detergen yang terlalu banyak tidak selalu membuat pakaian lebih bersih.
Sisa detergen dapat tertinggal pada serat kain dan membuat permukaan terasa kasar. Jika dibiarkan, residu tersebut dapat memperburuk tampilan pakaian, terutama pada bahan yang sudah sensitif terhadap gesekan.
Gunakan detergen sesuai takaran dan pastikan proses bilas berjalan baik.
Mengeringkan dengan Panas Berlebihan
Suhu panas dapat memengaruhi tekstur dan kekuatan serat kain.
Beberapa bahan menjadi lebih kasar atau kehilangan kelembutannya setelah terkena panas tinggi. Jika pakaian memang rentan berbulu, pengeringan dengan suhu rendah atau dijemur secara alami bisa menjadi pilihan yang lebih aman.
Selalu periksa label perawatan sebelum menggunakan mesin pengering.
Menggosok Noda Terlalu Kuat
Ketika ada noda, sebagian orang langsung menggosok kain dengan keras.
Padahal, gesekan kuat pada satu titik dapat membuat serat cepat terangkat dan berbulu. Untuk noda, tekan perlahan menggunakan kain bersih atau lakukan perawatan sesuai jenis noda dan bahan.
Hindari menyikat permukaan pakaian dengan kasar, terutama pada knit, sweater, fleece, rayon, dan bahan lembut lainnya.
Tidak Memperhatikan Jenis Kain
Setiap kain memiliki karakter berbeda.
Kain rajut, sweater, fleece, dan beberapa bahan campuran sintetis bisa lebih mudah menunjukkan pilling karena struktur seratnya. Bahan dengan permukaan lembut atau berbulu juga perlu dirawat lebih hati-hati.
Sebelum mencuci, periksa label perawatan. Jangan menyamakan semua pakaian hanya karena warnanya mirip atau sama-sama bisa dicuci dengan mesin.
Cara Mengurangi Kain Berbulu
Kain yang sudah berbulu masih bisa dirapikan menggunakan fabric shaver atau alat penghilang pilling. Namun, penggunaannya harus hati-hati agar tidak melukai kain.
Untuk pencegahan, lakukan beberapa langkah sederhana:
Balik pakaian sebelum dicuci
Pisahkan bahan halus dan bahan berat
Gunakan mode pencucian lembut
Hindari detergen berlebihan
Jangan menggosok noda terlalu keras
Keringkan sesuai label perawatan
Simpan pakaian dalam kondisi bersih dan kering
Catatan untuk Fashion Brand
Bagi fashion brand, pilling bukan hanya masalah perawatan konsumen. Pemilihan bahan juga perlu diperhatikan sejak awal.
Sebelum produksi, lakukan uji pakai dan uji cuci pada sampel. Periksa apakah kain mudah berbulu setelah beberapa kali dicuci, digesek, atau digunakan.
Informasi perawatan juga perlu ditulis dengan jelas pada care label agar pelanggan tidak salah mencuci produk.
Kesimpulan
Kain mudah berbulu dapat disebabkan oleh gesekan, pencucian kasar, detergen berlebihan, panas tinggi, dan cara menangani noda yang tidak tepat.
Masalah ini dapat dikurangi dengan perawatan yang lebih lembut dan sesuai karakter kain.
Pakaian yang dirawat dengan benar akan terlihat lebih rapi, lebih nyaman dipakai, dan memiliki usia pakai yang lebih panjang.
Sedang mencari perlengkapan untuk kebutuhan jahit dan produksi pakaian?
Istana Kancing menyediakan benang, jarum, kancing, resleting, furing, vislin, renda, pita, beads, payet, serta berbagai aksesori garment untuk tailor, fashion brand, konveksi, dan grosir.