Gunting Kain Cepat Tumpul? Hindari Kebiasaan Ini

Artikel diterbitkan di: 8 Sep 2026 Penulis artikel: Audrey Wiryawan
Fabric Scissors Dull Quickly? Avoid These Habits
Semua Blog Jumlah komentar artikel: 0

Gunting Kain Cepat Tumpul? Hindari Kebiasaan Ini

Gunting kain adalah salah satu alat penting dalam proses menjahit. Ketajamannya menentukan hasil potongan, terutama saat mengikuti garis pola, memotong kain tipis, atau merapikan bagian tepi bahan.

Namun, banyak gunting kain yang terasa cepat tumpul meski belum lama digunakan. Potongan mulai tidak rata, kain terdorong, atau ujung gunting tidak lagi mampu memotong dengan bersih.

Masalah ini tidak selalu berasal dari kualitas gunting. Dalam banyak kasus, kebiasaan penggunaan dan penyimpanan justru menjadi penyebab utamanya.

Dipakai untuk Memotong Kertas

Kesalahan paling sering terjadi adalah menggunakan gunting kain untuk memotong pola kertas, kardus, label, atau kemasan.

Kertas terlihat ringan, tetapi permukaannya tetap dapat memengaruhi ketajaman mata gunting. Jika dilakukan berulang, gunting yang seharusnya dipakai untuk kain akan kehilangan kemampuan memotong serat tekstil dengan halus.

Sebaiknya, pisahkan gunting kain dan gunting kertas. Beri tanda pada gagangnya agar tidak tertukar, terutama jika digunakan di ruang kerja bersama.

Dipaksa Memotong Bahan Terlalu Tebal

Gunting kain juga bisa cepat rusak jika dipaksa memotong material yang terlalu berat.

Contohnya adalah plastik keras, kawat, resleting logam, karton tebal, kulit sintetis tebal, atau tumpukan kain yang terlalu banyak dalam satu potongan.

Jika gunting terasa sangat berat saat ditutup, jangan dipaksakan. Tekanan berlebihan dapat membuat mata pisau berubah posisi, bagian pivot longgar, atau ujung gunting rusak.

Gunakan alat potong yang sesuai dengan jenis material.

Terkena Lem dan Sisa Perekat

Kain berperekat, selotip, stabilizer lem, atau sisa lem pola dapat meninggalkan lapisan lengket pada mata gunting.

Lapisan ini membuat kain tidak bergerak lancar saat dipotong. Akibatnya, gunting terasa seperti tumpul, padahal masalahnya bisa berasal dari residu yang menempel.

Setelah memotong bahan berperekat, segera bersihkan mata gunting dengan hati-hati. Hindari mengikisnya menggunakan benda tajam karena dapat merusak permukaan pisau.

Sering Jatuh atau Disimpan Sembarangan

Gunting yang jatuh dapat mengalami perubahan posisi pada kedua mata pisaunya. Kerusakan kecil ini kadang tidak terlihat, tetapi terasa saat digunakan.

Gunting juga sebaiknya tidak dicampur begitu saja dengan alat logam lain di dalam kotak perlengkapan. Gesekan dengan benda keras dapat membuat ujung dan mata pisaunya cepat rusak.

Simpan gunting dalam keadaan tertutup. Gunakan pelindung jika tersedia dan letakkan di tempat yang kering.

Tidak Membersihkan Serat Kain

Serat kain, debu, dan potongan benang kecil dapat menumpuk di sekitar sambungan gunting.

Jika dibiarkan, gerakan gunting menjadi kurang halus. Bagian pivot juga dapat terasa seret atau terlalu berat saat digunakan.

Lap mata gunting setelah selesai memotong kain. Periksa bagian sambungan dan pastikan tidak ada benang yang terselip.

Tanda Gunting Kain Mulai Tumpul

Gunting kain mulai bermasalah jika kain terdorong saat dipotong, hasil potongan terlihat bergerigi, atau ujung gunting tidak bisa memotong dengan bersih.

Tanda lain adalah gunting hanya tajam di bagian pangkal, sementara bagian ujungnya terasa lemah. Pengguna juga biasanya perlu menekan gagang lebih kuat dari biasanya.

Sebelum langsung diasah, bersihkan gunting terlebih dahulu dan periksa bagian pivot. Kotoran atau sambungan yang longgar bisa menimbulkan gejala mirip gunting tumpul.

Cara Merawat Gunting Kain

Cara paling sederhana adalah menjadikan gunting tersebut khusus untuk kain.

Jangan gunakan untuk kertas, kardus, plastik keras, atau bahan berperekat tanpa membersihkannya setelah itu. Simpan gunting dalam keadaan tertutup dan jauhkan dari tempat lembap.

Jika gunting memiliki pivot yang dapat disetel, periksa kekencangannya secara berkala. Beri sedikit pelumas pada bagian sambungan bila diperlukan, lalu lap sisa minyak agar tidak mengenai kain.

Untuk gunting yang sudah benar-benar tumpul, gunakan jasa pengasahan yang memahami gunting tekstil. Pengasahan yang salah dapat mengubah sudut mata pisau dan membuat hasil potongan semakin buruk.

Kesimpulan

Gunting kain cepat tumpul bukan selalu karena kualitasnya rendah. Kebiasaan memotong kertas, bahan keras, material berperekat, atau tumpukan kain terlalu tebal dapat mempercepat kerusakan mata gunting.

Perawatan sederhana seperti membersihkan mata pisau, menyimpan dengan benar, dan memakai gunting sesuai fungsinya dapat membantu menjaga ketajamannya lebih lama.

Sedang mencari gunting kain dan perlengkapan menjahit?

Istana Kancing menyediakan gunting, benang, jarum, bobbin, kapur jahit, pendedel, kancing, resleting, furing, vislin, serta berbagai aksesori garment untuk kebutuhan tailor, fashion brand, konveksi, dan grosir.

Membagikan:

Tinggalkan komentar

Harap dicatat, komentar harus disetujui sebelum dipublikasikan