- Artikel diterbitkan di:
- Penulis artikel: Audrey Wiryawan
- Jumlah komentar artikel: 0
Menu laci
Mesin jahit adalah investasi penting, baik untuk hobi maupun kebutuhan usaha. Agar tetap awet dan menghasilkan jahitan yang rapi, perawatan rutin sangat diperlukan. Namun, bagaimana cara mengetahui kapan mesin jahit perlu diservis oleh teknisi? Berikut beberapa tanda yang perlu diperhatikan.

Jika hasil jahitan terlihat tidak konsisten, benang sering putus, atau jarum sering macet, hal ini bisa menandakan masalah pada bobbin, pengaturan tegangan benang, atau jarum yang sudah aus.
Mesin jahit yang sehat biasanya berjalan halus. Jika terdengar bunyi berdecit, berisik, atau suara tidak biasa, kemungkinan bagian dalam mesin kotor atau membutuhkan pelumasan.

Jika jarum mudah patah meskipun sudah menggunakan jenis dan ukuran yang sesuai, bisa jadi mekanisme jarum atau tegangan benang tidak seimbang.

Jika roda tangan atau pedal terasa berat, atau mesin tiba tiba berhenti, kemungkinan ada bagian dalam yang kotor, aus, atau perlu penanganan profesional.

Benang yang sering kusut biasanya menandakan masalah pada tegangan benang atau sistem bobbin yang perlu diperiksa lebih lanjut.
Walaupun jarang dipakai, mesin jahit tetap perlu diservis setidaknya setahun sekali agar oli tidak mengering dan bagian yang bergerak tetap bekerja dengan lancar.
Bersihkan serat kain dan sisa benang di sekitar jarum dan bobbin
Gunakan oli khusus mesin jahit sesuai petunjuk manual
Ganti jarum secara berkala untuk menjaga kualitas jahitan
Jangan menunggu sampai mesin benar benar rusak. Jika Anda mulai melihat tanda tanda di atas, sebaiknya segera lakukan servis ke teknisi profesional. Mesin jahit yang terawat akan lebih tahan lama dan menghasilkan jahitan yang konsisten serta rapi.