Kancing Baju Terlalu Longgar? Begini Cara Menjahitnya agar Lebih Kuat

Artikel diterbitkan di: 8 Sep 2026 Penulis artikel: Audrey Wiryawan
Is Your Shirt Button Too Loose? Here’s How to Sew It More Securely
Semua Blog Jumlah komentar artikel: 0

Kancing Kemeja Anda Terlalu Longgar? Begini Cara Menjahitnya Lebih Kuat

Kancing yang longgar mungkin terlihat sepele, tetapi dapat membuat pakaian terlihat berantakan dan tidak nyaman dikenakan. Jika dibiarkan, kancing bisa miring, menarik kain, atau bahkan lepas sepenuhnya.

Masalah ini umum terjadi pada kemeja, blus, blazer, celana panjang, rok, seragam, dan pakaian anak-anak.

Kancing yang kuat bukan hanya sekadar kancing yang dijahit sekencang mungkin. Kancing tetap membutuhkan sedikit ruang agar dapat melewati lubang kancing tanpa menarik kain.

Mengapa Kancing Menjadi Longgar?

Kancing mengendur saat benang melemah akibat tarikan, gesekan, dan pencucian berulang.

Setiap kali pakaian dibuka dan ditutup, area kancing menerima tekanan. Jika kancing dijahit dengan jumlah jahitan yang terlalu sedikit atau benang tidak dikunci dengan benar, kancing akan lebih cepat longgar.

Kain yang tipis juga dapat memperburuk masalah. Saat kancing ditarik berulang kali, kain di sekitarnya bisa melemah bahkan sebelum benang putus.

Lepaskan Benang Lama Terlebih Dahulu

Jika kancing sudah sangat longgar, hindari hanya menjahit di atas benang lama.

Benang lama mungkin lemah, kusut, atau hampir putus. Lepaskan dengan hati-hati menggunakan pendedel benang atau gunting kecil agar kain tidak rusak.

Setelah itu, posisikan kembali kancing di tempat yang benar. Jika kain sudah melemah, tambahkan penguat kecil di bagian dalam atau sesuaikan sedikit posisi kancing jika desain memungkinkan.

Gunakan Benang yang Sesuai

Menjahit kancing membutuhkan benang yang kuat.

Benang poliester umum digunakan karena tahan terhadap tarikan. Untuk beberapa pakaian, benang bisa dilipat dua untuk kekuatan ekstra.

Namun, hindari menggunakan benang yang terlalu tebal untuk kain halus, karena dapat menarik atau merusak permukaan.

Pilih warna yang sesuai dengan kancing atau kain untuk hasil akhir yang lebih rapi.

Sisakan Ruang Antara Kancing dan Kain

Kesalahan umum adalah menarik benang terlalu kencang sehingga kancing menempel rata pada kain.

Kancing membutuhkan sedikit ruang untuk bergerak melewati lubang kancing. Ruang ini disebut batang benang (thread shank).

Untuk kancing dua atau empat lubang, letakkan peniti atau tusuk gigi kecil di atas kancing saat menjahit. Setelah beberapa jahitan, lepaskan dan lilitkan benang beberapa kali di bawah kancing, antara kancing dan kain.

Batang benang ini membantu kancing berdiri lebih kokoh dan mengurangi ketegangan pada kain.

Kunci Jahitan dengan Benar

Setelah kancing terpasang, bawa jarum ke sisi bagian dalam kain.

Buat beberapa ikatan yang kuat sebelum memotong benang. Jangan hanya memotong benang tanpa menguncinya.

Langkah ini sangat penting untuk blazer, celana panjang, seragam, dan pakaian yang sering mengalami tarikan.

Sesuaikan Metode dengan Jenis Kancing

Kancing pipih (flat buttons) dan kancing berkaki (shank buttons) tidak dijahit dengan cara yang persis sama.

Kancing pipih dua atau empat lubang dijahit melalui lubang-lubang dan sering membutuhkan batang benang. Kancing berkaki sudah memiliki lingkaran di bagian belakang, sehingga tidak memerlukan batang benang lilitan yang sama.

Untuk kancing yang berat, kancing cadangan kecil (backing button) dapat ditambahkan di bagian dalam pakaian untuk menyebarkan tegangan dan melindungi kain.

Kesimpulan

Kancing longgar dapat disebabkan oleh benang yang lemah, penguncian yang kurang baik, kurangnya ruang antara kancing dan kain, atau kain yang terlalu halus untuk tarikan berulang.

Untuk hasil yang lebih kuat, lepaskan benang lama, gunakan benang yang sesuai, buat batang benang, dan kunci jahitan dengan benar di bagian dalam.

Kancing yang dijahit dengan baik akan lebih kokoh, berfungsi lebih baik, dan bertahan lebih lama.

Mencari kancing dan perlengkapan jahit?

Istana Kancing menyediakan kancing, benang, jarum, pendedel benang, ritsleting, furing, interlining, renda, pita, payet, manik-manik, dan aksesori garmen untuk penjahit, brand fashion, produsen garmen, dan pesanan grosir.

Membagikan:

Tinggalkan komentar

Harap dicatat, komentar harus disetujui sebelum dipublikasikan