- Artikel diterbitkan di:
- Penulis artikel: Audrey Wiryawan
- Jumlah komentar artikel: 0
Menu laci
Jika Anda baru mengenal dunia menjahit, Anda mungkin sering menjumpai istilah-istilah yang terdengar asing, seperti selvage, grainline, atau notch. Memahami istilah-istilah menjahit ini sangat penting jika Anda ingin proyek Anda terlihat rapi, akurat, dan profesional.
Untuk membantu Anda memulai, berikut panduan sederhana tentang istilah menjahit paling umum yang harus diketahui setiap pemula.

Pola adalah dasar dari setiap proyek menjahit. Biasanya terbuat dari kertas atau kain jiplak yang berfungsi sebagai panduan untuk memotong kain Anda menjadi bentuk dan ukuran yang tepat.
Tips: Selalu tandai arah serat kain pada pola Anda agar potongan kain tidak meregang atau terpelintir setelah dijahit.

Jahitan adalah garis tempat dua potong kain dijahit menjadi satu. Anda akan menemukannya di sebagian besar bagian pakaian, seperti sisi, bahu, atau pinggang.
Istilah terkait:
Kampuh jahitan: ruang antara tepi kain dan garis jahitan.
Jahitan atas: jahitan yang terlihat di bagian atas kain untuk kekuatan atau dekorasi.

Kelim adalah lipatan di bagian bawah pakaian, seperti pada rok, lengan baju, atau celana.
Ini mencegah kain dari berjumbai dan memberikan hasil akhir yang rapi.
Contoh: Kelim ganda, kelim buta, dan kelim gulung, masing-masing cocok untuk kain dan gaya yang berbeda.

Tepi kain (selvage) adalah bagian tenunan kain yang rapat yang mencegahnya terurai. Anda dapat mengenalinya dari tepinya yang halus dan rapi yang membentang sepanjang kain.
Tip: Gunakan tepi kain sebagai acuan untuk mengidentifikasi arah serat kain saat memotong pola.

Takik adalah potongan kecil atau tanda yang dibuat di tepi sepotong kain. Ini membantu Anda mencocokkan berbagai bagian pola dengan benar saat menjahit.
Fungsi: Berguna untuk meluruskan area melengkung seperti lubang lengan, lengan baju, dan garis leher.

Dart adalah lipatan dan jahitan pada kain yang memberikan bentuk pada pakaian. Dart sering digunakan di sekitar dada, pinggang, atau punggung agar pakaian lebih pas di tubuh.
Hasil: Pakaian yang lebih pas dan sesuai dengan bentuk tubuh.

Garis serat menunjukkan arah benang kain, sejajar dengan tepi kain.
Hal ini sangat penting dalam pembuatan pola, jika diabaikan, pakaian Anda bisa meregang atau menggantung tidak rata.

Menjahit sementara mengacu pada jahitan sementara yang menyatukan potongan-potongan kain sebelum penjahitan akhir. Ini membantu memastikan ketelitian dan memudahkan penyesuaian.
Jenis: Dapat dilakukan dengan tangan (menyiapkan dengan tangan) atau dengan mesin (menyiapkan dengan mesin).

Potongan miring adalah arah diagonal kain, membentuk sudut 45 derajat terhadap arah serat. Kain yang dipotong miring lebih fleksibel dan sering digunakan untuk pita miring, garis leher, dan tepi melengkung.

Interfacing adalah lapisan bahan yang ditambahkan ke bagian dalam pakaian untuk memberikan struktur dan dukungan, yang biasanya ditemukan pada kerah, manset, dan bagian kancing.
Jenis:
Lapisan penguat yang dijahit: dijahit langsung ke kain.
Interfacing yang dapat dilebur: direkatkan dengan panas menggunakan setrika.
Mempelajari istilah-istilah dasar menjahit ini akan membantu Anda membaca pola, mengikuti tutorial, dan menyelesaikan proyek dengan lebih percaya diri. Memahami kosakata menjahit tidak hanya membuat menjahit lebih mudah, tetapi juga membantu Anda menciptakan pakaian yang terlihat lebih rapi dan profesional.
Temukan beragam alat dan bahan jahit berkualitas, mulai dari pita dan benang hingga penggaris pola dan pita bias, hanya di Istana Kancing, destinasi pilihan Anda untuk segala hal yang berkaitan dengan menjahit.