Dalam menjahit, memotong kain bukan hanya soal mengikuti bentuk pola. Arah serat kain juga harus diperhatikan agar hasil baju jatuh dengan rapi.
Arah serat kain adalah arah susunan benang pada kain. Pada kain woven, serat kain biasanya terbagi menjadi arah memanjang, arah melebar, dan arah serong atau bias.
Jika pola dipotong mengikuti arah yang benar, baju akan lebih stabil. Sebaliknya, jika arah serat kain melenceng, hasil baju bisa terlihat miring, melintir, atau kurang nyaman dipakai.
Apa Itu Grainline?
Grainline adalah garis petunjuk arah serat pada pola.
Garis ini biasanya ditandai dengan panah panjang pada pola jahit. Fungsinya untuk membantu penjahit meletakkan pola sesuai arah kain sebelum dipotong.
Pada banyak pola, grainline biasanya dibuat sejajar dengan tepi kain atau selvedge. Threads menjelaskan bahwa pola perlu disejajarkan dengan arah serat kain agar pakaian tidak berubah bentuk dan bisa jatuh dengan benar. (threadsmagazine.com)
Jenis Arah Serat Kain
Secara umum, ada tiga arah serat yang sering dibahas dalam menjahit.
Arah memanjang adalah arah yang sejajar dengan tepi kain. Arah ini biasanya lebih stabil dan sering dipakai untuk bagian utama baju.
Arah melebar adalah arah dari sisi kiri ke kanan kain. Arah ini biasanya punya sedikit kelenturan dibanding arah memanjang.
Arah bias adalah arah serong sekitar 45 derajat dari serat kain. Bias biasanya lebih lentur dan jatuh lebih lembut. Bias sering dipakai untuk bisban, detail dekoratif, atau desain tertentu yang memang membutuhkan efek jatuh kain lebih fluid.
Pengaruhnya pada Hasil Baju
Arah serat kain memengaruhi bagaimana baju jatuh di tubuh.
Jika pola dipotong sesuai grainline, baju akan terlihat lebih seimbang. Sisi kanan dan kiri lebih mudah simetris, jahitan samping tidak mudah melintir, dan panjang baju terlihat lebih rata.
Namun, jika pola dipotong melenceng, hasil baju bisa berubah. Bagian samping bisa memutar, bagian bawah bisa tampak tidak rata, atau pakaian terasa tertarik saat dipakai.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Kesalahan paling umum adalah meletakkan pola hanya untuk menghemat kain tanpa memperhatikan grainline.
Kadang pola dimiringkan sedikit agar cukup di sisa kain. Padahal, kemiringan kecil bisa memengaruhi hasil akhir, terutama pada blouse, dress, rok, celana, dan kemeja.
Kesalahan lain adalah tidak memperhatikan kain bermotif atau berbulu. Pada kain motif satu arah, beludru, corduroy, atau kain dengan nap, semua pola perlu diletakkan mengikuti arah yang sama agar warna dan tampilan tidak terlihat belang.
Tips Memotong Kain Sesuai Arah Serat
Sebelum memotong, ratakan kain dan cari tepi kain atau selvedge.
Letakkan garis grainline pada pola sejajar dengan selvedge. Ukur jarak grainline ke tepi kain di dua titik berbeda. Jika jaraknya sama, pola sudah sejajar.
Gunakan jarum pentul atau pemberat pola agar kain tidak bergeser. Setelah posisi benar, baru beri tanda dan potong kain.
Kesimpulan
Arah serat kain sangat berpengaruh pada hasil baju.
Jika pola dipotong sesuai grainline, baju akan lebih rapi, seimbang, dan nyaman dipakai. Jika arah serat melenceng, baju bisa terlihat miring, melintir, atau jatuhnya kurang bagus.
Karena itu, sebelum memotong kain, selalu cek arah serat kain dan pastikan garis grainline pada pola sejajar dengan tepi kain.
Sedang mencari alat bantu untuk membuat pola dan memotong kain?
Istana Kancing menyediakan meteran, kapur jahit, rader, karbon jahit, gunting kain, jarum pentul, benang, jarum, kancing, resleting, furing, vislin, bisban, renda, pita, beads, payet, serta aksesori garment untuk pemula, tailor, fashion brand, konveksi, dan grosir