- Artikel diterbitkan di:
- Penulis artikel: Audrey Wiryawan
- Jumlah komentar artikel: 0
Menu laci
Kalau kamu suka menjahit atau sedang belajar membuat pola pakaian, pasti sudah akrab dengan berbagai alat bantu, termasuk penggaris pola.
Meski terlihat sederhana, penggaris pola punya peran penting banget dalam menciptakan hasil pola yang presisi dan profesional.
Setiap bentuk penggaris ternyata punya fungsi yang berbeda — dari membantu membuat garis lurus, melengkung, sampai bagian lekuk tubuh seperti pinggul dan lengan.
Nah, biar kamu nggak salah pilih, yuk pelajari 7 macam penggaris pola dan penggunaannya berikut ini!

Jenis penggaris yang paling umum dan wajib dimiliki oleh semua penjahit.
Penggaris lurus biasanya berbentuk persegi panjang dan terbuat dari plastik atau akrilik transparan, dengan ukuran mulai dari 30 cm hingga 100 cm.
Fungsi:
Untuk menggambar garis lurus, sisi kain, serta memastikan potongan pola tetap sejajar dan simetris.
Cocok untuk:
Membuat garis pinggang, garis panjang baju, atau potongan celana.

Sesuai namanya, penggaris ini berbentuk melengkung mengikuti lekuk pinggul.
Alat ini membantu kamu mendapatkan bentuk kurva alami pada bagian bawah pakaian.
Fungsi:
Untuk membuat garis pinggul, sambungan rok, atau celana agar hasilnya pas di badan.
Tips:
Gunakan penggaris ini bersamaan dengan penggaris lurus untuk menghubungkan garis lurus dan melengkung dengan lebih rapi.

Bagian lekuk lengan adalah area yang cukup rumit dalam pembuatan pola, karena harus pas dengan bentuk tubuh.
Nah, penggaris lengkung lengan dirancang khusus untuk membantu menggambar lekukan pada area bahu dan lubang lengan (armhole).
Fungsi:
Untuk pola bagian lengan, kerung bahu, dan sambungan antara badan dan lengan.
Cocok untuk:
Pola blus, kemeja, jas, atau pakaian formal lainnya.

Bagian leher juga butuh ketepatan agar tampilan pakaian terlihat proporsional.
Penggaris lengkung leher membantu kamu menggambar bentuk kerah yang pas, baik untuk leher depan maupun belakang.
Fungsi:
Untuk membentuk pola garis leher pada pakaian wanita dan pria.
Tips:
Kamu bisa memadukan penggaris ini dengan penggaris armhole untuk hasil pola yang menyatu dengan sempurna.

Salah satu penggaris paling serbaguna yang banyak digunakan oleh desainer profesional.
French curve memiliki berbagai bentuk lekukan yang bisa digunakan untuk banyak bagian pola.
Fungsi:
Untuk menggambar kurva halus seperti garis pinggul, kerung leher, atau sambungan antara badan dan lengan.
Kelebihan:
Bisa digunakan untuk membuat garis melengkung kecil yang tidak bisa dijangkau penggaris besar.

Meskipun lebih sering dipakai dalam teknik atau arsitektur, penggaris segitiga juga berguna untuk dunia jahit, terutama saat membuat pola simetris.
Fungsi:
Untuk mengukur sudut, membuat garis tegak lurus, atau menentukan keseimbangan antara sisi kiri dan kanan pola.
Cocok untuk:
Pemula yang sedang belajar membuat pola dasar dengan ukuran yang akurat.

Ini dia alat favorit banyak desainer!
Pattern master ruler menggabungkan berbagai fungsi, bisa digunakan sebagai penggaris lurus, pembuat sudut, hingga lekukan.
Fungsi:
Untuk menggambar pola lengkap dari awal hingga akhir tanpa perlu banyak alat tambahan.
Kelebihan:
Hemat tempat dan praktis, cocok banget buat kamu yang suka menjahit di rumah.
Memahami fungsi setiap penggaris pola akan mempermudah proses membuat pola yang presisi dan profesional.
Dengan alat yang tepat, hasil jahitan pun jadi lebih rapi, simetris, dan nyaman dipakai.
Temukan berbagai jenis penggaris pola mulai dari hip curve, french curve, hingga pattern master ruler di Istana Kancing, dan tingkatkan hasil rancangan jahitmu ke level berikutnya!